Glory to God....
Glory to God, in the highest...!
And Peace on earth...!!
And Good will towards man....!!
Itulah sepenggal kalimat yang penuh dan sarat makna dari salah satu Chorus, yang dinyanyikan oleh JOS and Eliata Singers, kemarin malam (which gua included in). Kalimat penuh makna, yang menjadi alasan semula kenapa gua menyanyi sesungguhnya. :) Terjemahan sederhana kalimat tersebut adalah:
Kemuliaan bagi Tuhan....
Kemuliaan bagi Tuhan di tempat tertinggi...!
Dan Damai di bumi...!!
Dan Kebaikan kepada manusia...!!
Pernahkah kita berpikir, kenapa selama ini tidak ada damai di bumi? Mungkin kah karena kita tidak pernah memuliakan yang di Atas? Kenapa seringkali manusia begitu sibuk mengurusi diri sendiri, sehingga Tuhan hanya jadi pelengkap pendamping, kalo tidak mau dikatakan pelengkap penderita, yang ada hanya seperti pembantu, dikala membutuhkan, dan dikutuki ketika tidak membantu, dan dicuekkan bahkan dibuang ke tong sampah saat2 kehidupan berjalan begitu lancar buat kita.
Kemarin malam, gua bersyukur, karena gua kembali diyakinkan bahwa pilihan gua buat bernyanyi gua taruh ke dalam kesadaran pelayanan gua, walaupun belakangan ini ada begitu banyak singing contest yang sangat menggoda untuk diikuti dan memang memberikan imbalan ketenaran dan kesuksesan yang sangat menggiurkan. Well, gua tidak akan menyalahkan orang yang mengikuti singing contest ini, since itu adalah hak setiap orang, I don't have the heart to judge someone by that, but I, myself choose not to go through the path, I just called it as it's just not my calling. Bukan panggilan hidup gua untuk terjun ke ladang entertainment, apalagi dengan gift suara yang sangat gua yakini dari Tuhan ini.
Well, kemarin punya begitu banyak hal untuk diceritakan, sejak awal ketika berangkat, dan mobil taksi yang gua tumpangi bersama 3 orang kawan mengalami kecelakaan pecah ban parah, hingga ban dalam tersobek menjadi dua, kemudian, perasaan yang kurang menyenangkan akibat konser malam sebelumnya yang menurut gua kurang banget, since gua memang tidak puas, dan berasa begitu banyak kekurangannya. But, God is merciful. Bagi orang-orang yang pernah naik pentas seperti gua, khususnya penyanyi, apakah pernah mengalami spiritual moment ketika menyanyi? (
Kang Dan?
Ko Zion? any one?). Well, last night I did. Dari sejak awal ketika orchestra memainkan Overture, kemudian disambung dengan Recitative pertama tenor Comfort, ye!! Comfort, ye my people!!, hingga chorus pertama, yaitu And the Glory of the Lord. Gua merasakan suatu nuansa yang lain. Sepertinya deep in side me, ada yang disegarkan, ada yang disentuh. Dan itu sangat membantu gua dalam bernyanyi, high tone sepertinya bukan masalah yang terlalu sulit lagi, all the register for the high voice just went out smoothly, a high A pun tidak sesulit biasanya, since kalo keadaan normal, high A butuh vocalizing yang cukup untuk bisa mendapatkan nada setinggi itu. But, yesterday was so different, last night, I believe I was touched by HIM, bahkan hingga sekarang ketika gua menuliskan blog ini, gua pengen menangis, mengingat perasaan yang gua dapatkan kemarin, dan perasaan yang masih gua rasakan hingga sekarang.
Well, I guess itulah blessing gua yang terbesar, kalo gak mau dibilang sebagai my special Christmas Gift for 2004. Setelah mengikuti hampir 12 kali konser sepanjang tahun, gua mengucap syukur bahwa, di konser ini gua mengalami apa meaning sesungguhnya ketika gua mengatakan gua menyanyi hanya untuk Tuhan. Gua mengalami apa yang namanya get in touch with my inner place, with my heart, with my faith, with my soul, and most of all with my GOD. So, ketika menyanyikan lagu puncak Hallelujah Chorus, dan kemudian disambung Doxology, dalam Worthy is the Lamb that was Slain, gua mengalami rasa haru yang luar biasa, rasa haru dan bangga bahwa ada, masih ada kekuatan dan pengharapan bagi hidup gua. Someone still care for me, terlepas dari semua kekurangan dan kelebihan gua. Lagu ini membawa seluruh diri gua mencapai klimaksnya malam kemarin, my soul rejoices, my heart leap to the sky, my voice tremble, and I bow down before the King of Kings, and Lord of Lords, last night I truly bow before Thee, My savior, My God.
Worthy is the Lamb, that was slain,
and hath redeemed us to God, by HIS blood.
To receive power, and riches, and wisdom, and praise,
and honour, and glory, and blessing.
Blessing, and honour, glory, and power be unto Thee,
be unto Thee, that sitteth upon the throne
and unto the Lamb, forever and ever.
Forever and ever.
AMIN.