|
Tuesday, March 08, 2005
Selamat sore aku dan eksistansiku,
Hari ini, pengen rasanya kembali menulis sesuatu.
Buat mataku, hari ini kamu mengikutiku melalu sebuah kemacetan dari tempat tinggalku ke kantor yang jaraknya gak jauh, tapi karena kemacetan di kampusku, kamu harus melihat begitu banyak orang dan kendaraan yang berdesakan sambil antri menunggu or mengganggu giliran untuk jalan. Mataku, semoga kamu tidak bosan melihat keadaan disekitarmu, karena hari ini pun kamu melihat banyak wajah-wajah ceria teman-teman kantorku, atau wajah-wajah ceria para pasien, atau wajah sedih, marah, kesal, dari orang-orang. Terima kasih ya, mataku karena kamu tetap setia mendampingiku untuk mengaca dunia, sementara banyak yang lain mungkin tidak seberuntung aku masih memiliki harta bernilai ini.
Buat tangan dan kaki ku, selamat sore. Pernahkah kalian lelah untuk berjalan, memegang, meraba, mengangkat, bergerak, melekuk, atau segala akitivitas lain yang aku lakukan sepanjang hidupku yang sudah lebih dari seperempat abad ini? Aku tahu, kadang kamu pegal, kadang capai, kadang sangat lelah, bukan saja karena aktivitas positif yang kulakukan, tapi juga aktivitas-aktivitas lain yang mungkin tidak berguna dan membuang-buang waktu. Terima kasih, sekali lagi masih mau bekerja dan berjalan dengan baik, sementara banyak orang yang tidak seberuntung aku yang masih memiliki kalian mendampingiku.
Buat hidung dan telingaku, hari ini apa saja yang kalian rasakan? Telingaku, kamu tadi dengar kan? Bisik-bisik orang di sampingku ketika di mikrolet. "Dia bilang buruan bang, udah macet neh" Kamu dengar kan? Oh, terima kasih karena kamu masih setia mendengarkan keluh kesah orang-orang di sekitarku, dari kalian lah aku tahu, bahwa aku masih sangat dicintai mereka. Hidungku, tadi apakah kau mencium aroma makanan yang enak sebelum kita makan? Sedap ya? Bau yang sangat menggugah selera. Eh, tapi kamu juga tadi mencium bau pesing dari kotoran dan bekas air hujan di tengah jalan kan? Memang banyak orang masih membuang sampah di kali Jakarta yang sudah terlanjur kotor. Hidungku, jangan ngambek ya? Karena kalo kamu ngambek, aku mungkin sulit sekali untuk menghirup udara "bersih" Jakarta, yang telanjur sudah kotor. Eh, say thanks to bulu hidung for me, ok? Tapi, tak terbayangkan olehku, kalau kamu ngadat dan berhenti bekerja, waktu tersumbat karena penyakit pun, aku sudah begitu kelabakan, gimana kalo benar-benar kamu mogok?
Buat mulut, lidah, tenggorokan dan kerongkonganku. Wah, aku tidak bisa hidup tanpa kalian, apalagi kalau kalian demostrasi bersama hidung untuk berhenti bernapas. Sekalipun aku masih memiliki pori-pori untuk "bernafas" tapi itu tidak cukup untuk benar-benar hidup. Mulutku, sekalipun kamu bawel, tapi dari kamulah aku tahu aku masih bisa berkomunikasi secara verbal dengan sesamaku, masih bisa menyampaikan pendapat-pendapatku, dan bercanda bersama kawan-kawan bahkan menghibur mereka yang bersedih. Maafkan aku, kalau sering juga kau kupergunakan untuk menghina atau mengumpat kesal kepada orang lain, walaupun mereka bersalah, harusnya aku mempergunakan kamu dengan lebih bijaksana. Sulit sekali buat mempergunakan kamu dengan baik tapi aku tetap akan berusaha, ok? Eh, eh, sampaikan salamku buat si pita suara, dia memang tipis tapi dia sangat cantik dan seksi, lekukannya yang indah bisa membuatku mengeluarkan bunyi yang indah dan menarik bagi pendengaran orang lain.
Buat the rest of my body,
Kalian tidak dapat ku sebutkan satu per satu, tapi kamu tahu, kamu selalu ada dihatiku. Aku sayang kalian. Jantung, kamu memompa darah, kalau kamu ngambek dan gak mau berfungsi, seluruh fungsi organ tubuhku akan berangsur-angsur berhenti, thanks ya untuk dengan setia mendampingiku selama ini. Say hi to anak-anakmu si saluran darah, baik yang nadi ataupun si kecil halus tempat lalumu. Dan tidak lupa titpkan salam manis buat darah, ya? Buat hati, usus, paru-paru, pankreas, thanks ya, karena fungsi kalian sebagai pencerna makanan, dan pengolah makanan, serta ekstraksi makanan dan vitamin-vitaminnya dilakukan kalian, tidak lupa juga saringan buat racun dan mengurainya, eh iya tidak lupa mengendalikan dan membantuku menangkal penyakit dari luar yang mengganggu tubuhku. Thanks ya!!
Kutitipkan juga salam buat saluran kencing, kandung kemih, si batang, si biji, dan saudara-saudaranya. Kalian adalah tanda bahwa aku adalah makhluk yang diciptakan dengan kemampuan mengeksresi barang-barang junk dari trash can ku. Kalian hebat!! Sekalipun kalian sepertinya saluran terakhir pembuangan limbah, tapi aku tahu, kalian tidak pernah mogok, sekalipun setiap kali, kalian berhubungan dengan sampah dan sampah, thanks ya!! Oh, iya, terima kasih karena keberadaan kalian juga memberiku fungsi penerusan keturunan, terima kasih karena kalian masih berfungsi, dan mungkin suatu saat nanti kalian adalah asal dari keturunan-keturunanku. Once again thanks!!
Buat saudara-saudaraku semua, terima kasih sekali lagi ku ucapkan, karena kalian telah bekerja dengan baik dan tanpa kenal lelah, sekalipun kalian hanya berada di dalam tubuhku, atau ada sebagian yang tampak dari luar, tetapi aku bersyukur karena kelengkapan-kelengkapan yang masih aku miliki karena keberadaan kalian. Jangan berhenti bekerja, dan tetaplah semangat, ok? Eh, iya jangan lupa ingatkan aku kalau aku sudah terlalu rakus mengkonsumsi makanan yang terlalu berlemak, atau lupa istirahat karena melakukan banyak hal yang tidak penting, seperti yang biasa kalian lakukan dengan sedikit protes dan mogok kerja, tapi jangan sampai benar-benar tidak bekerja ya?
TERIRING SALAM DAN CINTAKU BUAT KALIAN SEMUA,
HAUCUEN a.k.a MOI (ANRI)
Posted at 03:25 pm by haucuen
 |  |  | Haucuen a.k.a Moi March 10, 2005 03:05 PM PST
NOLDIE: TINTAH, gak perlu gua jelaskan yang nggak penting itu dech!! Secara implisit kan udah gua jelaskan!! Kegiatan-kegiatan berguna or nggak berguna, baca dong...!! Kamu lawyer kok ndak teliti getoh loh!! :P |  |
  |  |  | noldie March 10, 2005 10:18 AM PST
hm...ada beberapa "kegiatan" mata, tangan, lidah, tenggorakan, dan mulut yang ga lu ekspos *hihihihihi* jangan gitu dong....secara lu udah sering mereka memaksa "berbuat" demikian...kekekekkekeke |  |
  |  |  | Haucuen a.k.a Moi March 9, 2005 12:41 PM PST
Hehehe, it's nice to finally talk to yourself right bro? :) Go...! And do it!! |  |
  |  |  | -nauval himself- March 9, 2005 11:40 AM PST
baca postingan elo ini, gue jadi inget dan malu sendiri, udah lama ga ngajak ngobrol diri gue sendiri :) |  |
  |  |  | Haucuen a.k.a Moi March 9, 2005 08:13 AM PST
Hehehe, ini seh memang tribute untuk my whole body kok, physical body, so yah dari dulu udah pengen tulis, cuman inspirasinya datang barusan getoh loh!!
Jadi nggak nunggu sakit ya!! (RIO)
Hehehe, ko Z, tunggu aja edisi perasaan, hati nurani, dan akal budi, ok? Sisi yang lain dari kehidupanku.
OM DOEL: Kamu paling mengerti daku dech ;) |  |
  |  |  | Doel March 9, 2005 02:50 AM PST
Kpala, pundak, lutut, kaki, lutut, kaki, daun tlinga, mata, hidung, dan pipi...kpala...:D
Tapi memang kita perlu sekali2 'mendengarkan' tubuh kita, krn mereka perlu perhatian cukup, juga istirahat cukup:) Nice
|  |
  |  |  | usa boy March 9, 2005 12:03 AM PST
" Bagaimana dengan aku, " tanya si hati nurani..... :P |  |
  |  |  | rio March 8, 2005 07:02 PM PST
aduh renungannya, wekekek... kenape lo:P? baru sakit sadar ya kalo tuh badan mesti disayang;)? |  |
|