Have you ever love or be loved before?
I think all of you will answer, YES...!!
But,
Do you ever think about LOVE?
What is LOVE to you? Do you really really LOVE?
Do you deserve LOVE?
Have you a pure LOVE?
Diatas adalah perenungan gua buat Jumat Agung dan Paskah tahun ini. Gua rasa semua pertanyaan diatas dengan mudah akan kita jawab. Tapi, coba benar-benar dipikirkan, apakah LOVE itu menurut kita? Seringkali, LOVE itu diassosiasikan dengan LOVE antar pasangan, LOVE anak kepada orang tua, LOVE orang tua kepada anak, LOVE saudara dengan saudara, LOVE antar teman. Bahkan, LOVE kepada Yang Kuasa, dan LOVE Yang Kuasa kepada kita. Tapi, apakah LOVE itu?
Gua berpikir kadang gua sangat egois. Bagi gua LOVE adalah sesuatu yang bermotivasi, sesuatu yang berasal dan dicampuri dengan keinginan-keinginan gua. Terkadang, ketikapun gua mengatakan gua tidak memiliki motivasi lain selain LOVE itu sendiri, mengapa terkadang ketika LOVE sudah gua berikan dan sepertinya tidak terbalas, atau di salah mengerti, gua marah, sedih, kesel, bete, pusing, dkk yang menyertainya. Bukankah itu berarti LOVE gua gak bakal pure. Bahkan, maafkan gua, LOVE Ibu pun, punya pamrihnya sendiri. :)
Yah, ujungnya kita mempunyai argumentasi bahwa, LOVE kita adalah LOVE manusia, sebuah LOVE yang terbatas, sama terbatasnya dengan usia kita di dunia ini, sama terbatasnya dengan ketidakmampuan kita dalam banyak hal, sama terbatasnya dengan kefanaan kita. Inilah yang membuat gua berpikir, ketika moment Jumat Agung ini khususnya, sebuah pertanyaan penting dilontarkan dari seorang yang berkhotbah diatas mimbar sana. It's easy for God to resurrect from the death, but do you ever think why would GOD choose to die?
Ini pertanyaan yang bukan hanya menggelitik gua, tapi sebenarnya menusuk gua. Beside semua perdebatan mengenai agama Kristen, dari semua sisi, sampai perdebatan mana mungkin Allah beranak, tapi inti terpenting dari Iman Kristen sebenarnya adanya pada, mengapa Allah memilih untuk Mati. Untuk apa? Apakah kita pernah berpikir? Sudah terlalu luar biasa Tuhan memilih untuk hadir di dunia sebagai manusia, wow, its like a king living among the common unworthy people. Dan kitalah orang-orang yang unworthy and common itu...!! Tapi pada akhirnya kita yang tidak layak ini, tangan kita ini, diijinkan untuk mengerjakan sebuah pekerjaan besar, yaitu: "MEMBUNUH" TUHAN...!! Dan pada ujungnya kita, manusia sepanjang jaman, menyalahkan Tuhan, kenapa DIA bisa mati, padahal, sebenarnya kita tidak pernah berhasil membunuh DIA, kita cuman diijinkan seperti membunuh DIA, padahal DIA yang menyerahkan diriNya untuk mati. (I know, many will argue with me about this...! But, I really don't have other words to explain it at least for now...!)
Dan sebuah ayat memberikan penjelasan langsung jawabannya. Apa itu LOVE
"This is how we know what love is: Jesus Christ laid down HIS life for us. And we ought to lay down our lives for our brothers" (I John 3:16)
And for me it says it all. Apakah LOVE? LOVE adalah willingness to sacrifice. Bukan sesuatu yang sifatnya berpretensi or menguntungkan diri sendiri. Sesuatu yang sangat sulit dilakukan dan mungkin bisa dibilang tidak mungkin di lakukan manusia. Berapa besar kecintaan kita kepada Tuhan, salah satunya bergantung kepada berapa besar kita mengerti pengorbanan yang Tuhan lakukan untuk kita. Dan jangan pernah berpikir untuk membayar Tuhan, well, orang tua kita saja, belum tentu dapat kita bayar, apa lagi TUHAN...!!!
So, my fellow brothers, whatever, whomever, you are, embrace the LOVE from GOD, because HE is LOVE in the fullest meaning. HE alone will come to you. You can try endlessly to find GOD, but believe me, HE will always find you first. Just humble yourself, and let HIM speak to you.
This is my reflection of this year GOOD FRIDAY.
I'm not an angel, but I try my best to be HUMAN before GOD. GOD bless you all.